Masa kecil vheyranda sangat bahagia, ia merupakan anak kesayangan dari pamannya yang seperti diketahui pamannya tidak menikah dan memantapkan diri untuk merawat vheyranda dengan cara dan aturannya sendiri.
Paman vhey merupakan garis keturunan generasi Tiongkok Jepang, yang merupakan sayap kiri kelompok yakuza yang tidak memiliki darah jepang seutuhnya karena merupakan garis keturunan jauh keluarga tiongkok jepang, tetapi paman vheyranda adalah salah satu kelompok yakuza yang dihormati, terkenal dengan gaya asli pebisnis tiongkok yang dipadukan dengan seni kesetiaan dan ketegasan yakuza.
Vheyranda tumbuh dalam bayang-bayang budaya yakuza yang kuat, di mana setiap gerak-geriknya diawasi dengan ketat oleh pengawal pribadi yang berasal dari keluarga Hamada. Keluarga Hamada adalah sebuah keluarga yakuza yang terkenal dengan kemampuan pedang dan panah mereka, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Menurut legenda, nenek moyang Hamada adalah seorang samurai yang membelot dari kerajaan dan menjadi ronin, sehingga keluarga mereka menjadi musuh kerajaan. Namun, seiring waktu, keluarga Hamada berhasil memulihkan reputasi mereka dan menjadi salah satu keluarga yakuza yang paling dihormati.
Vheyranda telah menunjukkan prestasi akademik yang luar biasa di sekolah, membuatnya mendapatkan kesempatan sekolah dengan sangat baik. Pamannya, yang telah menjadi figur ayah bagi Vheyranda sejak kecil, sangat mengutamakan pendidikan dan berharap Vheyranda dapat mencapai kesuksesan di masa depan.
Namun, ketika Vheyranda berusia 13 tahun, pamannya tiba-tiba memiliki pandangan yang berbeda. Ia merasa bahwa Vheyranda sudah pantas menikah dan memiliki kehidupan yang stabil. Tanpa mempertimbangkan keinginan Vheyranda, pamannya menerima lamaran dari seorang teman dekatnya yang menawarkan perlindungan dan jaminan kehidupan yang baik.
Vheyranda, yang saat itu sedang dalam proses menuju dewasa, merasa bahwa hidupnya yang sebatang kara membutuhkan pendamping selain pamannya yang sudah makin bertambah usia. Ia tidak sepenuhnya memahami keputusan pamannya, tetapi ia merasa bahwa pernikahan dapat menjadi solusi untuk kehidupannya yang tidak pasti.
Vheyranda menikah dengan Hiromi Hamada dari kebangsaan Kyoto yang merupakan partner kerja pamannya. Setelah menikahi vheyranda ada beberapa janji yang Hiromi lontarkan ke vheyranda sebagai bukti kasih sayangnya yaitu Hiromi tidak akan berhubungan sampai umur vheyranda baranjak 15 tahun.
Komentar
Posting Komentar